Sabtu, 14 Juli 2012

10 Pertanyaan Kehidupan Dasar Manusia dan Jawabannya

"Apakah kita sendiri di alam semesta ini?" Ya, itulah pertanyaan terbesar manusia, setidaknya demikian hasil jajak pendapat dari saluran televisi Eden dari jaringan televisi UKTV di Inggris.

Dalam jajak pendapat yang melibatkan 2000 orang itu ditemukan bahwa tiga perempat orang dewasa di Inggris berminat mempelajari sains dan berharap bisa mendapat informasi yang lebih baik terkait sains.

Eden sendiri menggelar jajak pendapat itu dalam rangka meluncurkan rangkaian tayangan bertajuk Science Month

"Sejak lebih dari 500 tahun setelah mayoritas manusia percaya bahwa Bumi itu datar, jadi penting untuk mengetahui bahwa pemahaman kita akan sains bergerak lebih cepat," kata Adrian Wills dari UKTV.

"Survey ini menunjukan bahwa sebagian besar manusia masih mnyangsikan tempat tinggal kita di alam semesta dan jua banyak misteri sains lainnya," sambung Wills.

Berikut adalah urutan 10 pertanyaan (dan jawaban) paling mendasar yang berada dalam benak manusia:

1. Apakah manusia sendiri dalam alam semesta?

Para ilmuwan mengatakan alam semesta sepertinya mempunyai banyak sistem planet yang berpeluang mengandung tempat-tempat yang bisa mendukung kehidupan lain. Sayangnya manusia belum bisa mengembangkan wahana yang mampu bergerak dalam kecepatan cahaya agar bisa menemukan kehidupan-kehidupan lain itu.

2. Apakah akan ada obat untuk kanker?

Tingkat ketahanan hidup penderita kanker semakin tinggi seiring dengan semakin beragamnya cara pengobatan baru. Meski tampaknya belum akan ada keajaiban yang bisa menyembuhkan kanker dengan cepat dalam waktu dekat, tetapi para pasien akan hidup lebih lama dengan obat-obatan baru yang terus berkembang.

3. Apakah Tuhan ada?

Secara ilmiah belum ada bukti empiris, bukti ilmiah yang bisa diukur tentang eksistensi Tuhan.

4. Seberapa besar alam semesta?

Sejumlah astronomm yakin alam semesta tidak berbatas. Sebagian lain yakin sejk Big Bang, alam semesta terus berkembang hingga 150 miliar tahun cahaya.

5. Bagaimana dan di mana kehidupan di Bumi berawal?

Terdapat sejumlah teori, mulai dari yang mengatakan bahwa bentuk kehidupan di Bumi dimulai dari bakteri yang terlibat dalam hubungan saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) hingga teori yang mengatakan kehidupan berasal dari aliran gelombang panas yang menembus kerak Bumi.

6. Apakah perjalanan menembus waktu bisa dilakukan?

Secara teori perjalanan waktu bisa terjadi. Bangun ruang dan waktu mempunyai jalan pintas yang disebut "wormhole" yang bisa dimanfaatkan untuk melintasi perjalanan waktu. Hanya saja wormhole itu sangat tidak stabil dan rapuh dan untuk membuka satu wormhole saja diperlukan gaya gravitas yang sangat besar. Selain itu keberadaan wormhole juga belum dibuktikan.

7. Apakah manusia akan kembali berkoloni di luar angkasa?

Mungkin saja. Jika manusia berhasil menemukan planet yang mempunyai kondisi yang sama dengan Bumi dan bisa didiami maka tidak tertutup kemungkinan manusia akan membuat koloni di antariksa.

NASA, lembaga antariksa Amerika Serikat, pernah menggelar pertemuan yang membahas "terraforming" - cara untuk mengubah planet atau sateli/bulan dari sebuah planet menjadi mirip seperti daratan Bumi.

8. Apa yang akan menggantikan minyak Bumi dan kapan itu terjadi?

Energi alternatif kini sudah ada tetapi masih harus terus dikembangkan agar lebih hemat dan bisa memenuhi permintaan pasar yang sangat besar. Jawaban atas pertanyaan itu sendiri tampaknya sudah ada dalam nanoteknologi.

9. Bagaimana alam semesta akan musnah?

Terdapat sejumlah teori. Ada yang mengatakan alam semesta yang akan berhenti berkembang dan hancur dengan sendirinya, karena kedinginan, dan bahwa energi hitam (dark energy) akan mengalahkan gravitasi.

10. Seberapa lama hidup manusia bisa diperpanjang?

Penelitian tentang kehidupan dan usia tikus telah membuat para ilmuwan yakin bahwa manusia kelak bisa hidup melampui usia 100 tahun.
http://www.beritasatu.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar